Annyeong!

Annyeong!!

Sunday, June 15, 2014

The Last Lolypop



                                 The Last Lolypop  (chapter 1)  



Author   : @nifah35 (My twitter)

Cast                   : - Joonmyeon (Suho EXO)

                        : - Han Mi (Yeoja Cast)

                        : - KyungSoo (D.O EXO)

Note : OC akan bertambah sesuai chapter selanjutnya~

Length             : 3 Chapter *sepertinya

Genre              : Friend, Funny, Sad and romance *semoga

Rate                 : Teens



annyeong! Hanifah imnida ! hihi ! ini FF aku yang paling pertama di post di sini sebelum nya hanya di post di facebook gitu deh !  tolong ya komentar di twitter aku @nifah35 itu resmi twitter aku #promo!  terima kritik dan saran juga kok hehe okedeh segitu aja.. love you readers muaaach!


Author POV

           “Han Mi kamu masih suka lolypop ?” tanya sahabat nya itu yang bersebelahan dengan Han Mi

“bukan kah kau sudah tahu” sahut Han Mi cuek

“kau ini.. dari dulu hingga sekarang masih saja suka lolypop” ujar namja itu

“wae?” tanya Han Mi yang masih terfokus untuk menggigit lolypop yang keras itu

“kau seperti anak kecil tahu! Umur mu kan sudah 16 tahun” sahut namja yang 2 tahun lebih tua dari Han mi

“berisik ah sudah pergi saja kau joonmyeon!” teriak Han Mi kesal

“hyak dari dulu kau selalu memanggil ku dengan nama! Bisakah kau memanggil ku oppa?” teriak joonmyeon tak mau kalah

“Oppa ? muka mu saja tidak mendukung kau harus di panggil Oppa” sahut nya

 “mwo ? seharusnya kau panggil ku Oppa atau kau tidak akan ku kasih lolypop lagi!”

“ah andwae! Ne arayo! gomawo oppaaaa!” sahut Han Mi dengan kata ‘oppa’ yang di tekan

“nah begitu donk! ” sahut joonmyeon senang

“aku akan terus memanggil mu oppa tapi ada syarat nya” ujar Han Mi

“mwo? jangan bilang aku harus push up 50 kali seperti yang kemarin” tebak joonmyeon yg mengarahkan wajah nya ke Han Mi

“aniyo .. mmm kau harus tetap memberiku lolypop ya?” ucap Han Mi dan kali ini menatap joonmyeon dengan puppy eyes

“ne ! Kajja kita pulang, sudah larut! Besok kita kan sekolah” ajak joonmyeon

Han Mi hanya mengangguk dan membuang gagang lolypop nya yang sudah habis lalu menyusul langkah joonmyeon yang mulai menjauh





                                    ***



Cahaya matahari yang tembus melalui jendela sukses membuat yeoja cantik itu bangun tapi hanya sementara saja, dia membalikan tubuh nya ke arah berlawanan dan mulai terlelap lagi. Belum ada semenit Han Mi terlelap kini alarm yang di pasang pukul jam 5 berdering kencang. Han Mi yang kesal karna mimpi indah nya nya terganggu menutup telinga nya rapat rapat. Akhirnya alarm itu berhenti berdering. Yeoja itu tersenyum kemenangan dan segera melanjutkan mimpi nya yang tertunda . tak lama setelah itu ....

‘DOR DOR DOR’ suara pintu yang di ketuk kencang itu benar benar sukses membuat Han Mi terbangun dan mengeluh

“uh apa lagi sih?” keluh Han Mi lalu menyembunyikan diri nya di balik selimut

“Han Mi bangun !! palli ! hari ini kau sekolah kan!buka atau eomma akan mendobrak pintu ini!” teriak eomma Han Mi dari balik pintu kamar nya

“uh kayak kuat aja deh.. ne eomma!” eluh nya lagi

              Dengan sangat terpaksa Han Mi terbangun dan melangkah kan kaki nya kearah pintu kamar nya

“kau ini cepat mandi dan turun ke bawah! Joonmyeon sudah menjemput mu” sahut eomma nya

Sedangkan Han Mi yang masih mengantuk itu hanya bersandar di dinding pintu dan mengangguk pelan dengan mata yang masih tertutup

“eomma .. lee seongsanim bilang bahwa eomma itu malaikat, yah itu benar tapi eomma ku adalah malaikat pengganggu mimpi indah ku huuuh” Ucap Han Mi tanpa ia sadari

“APA KAU BILANG?!” teriak eomma menggelegar

              Joonmyeon yang menunggu Han Mi di bawah terkejut saat mendengar eomma Han Mi berteriak sebesar itu tapi kemudian dia terkekeh melihat Han Mi sedang di jewer oleh eomma nya  sambil menuruni tangga

“uuuh ampun eomma, mianhae aku gak sengaja” mohon Han Mi

“ga sengaja apa nya huh?! Hari ini eomma tidak akan memberi mu uang saku! Cepat mandi! Lihat joonmyeon sudah menunggu mu” sahut eomma Han Mi lalu meninggal kan Han Mi yang mengusap-usap telinga nya

“tapi eomma...uuuh ... apa! kau mau ketawa huh!?” bentak Han Mi yang melihat Joonmyeon menahan tawa

“aniy, haha cepat lah nanti kita terlambat” ujar Joonmyeon

“ne!!”

              Han Mi meninggalkan Joonmyeon sendirian di ruang tamu. Ia melangkahkan kaki nya dengan kasar dan mendumel tidak jelas seperti layak nya anak kecil. Joonmyeon yang memperhatikan sahabat sejak kecil nya hanya tersenyum

Han Mi kau ini sangat lucu’ batin Joomyeon

              15 menit berlalu Han Mi belum keluar dari kamarnya sedangkan eomma nya sudah menyiapkan sarapan untuk anak semata wayang nya dan Joomyeon yang sedang bermain games di smartphone nya. Eomma Han Mi yang melihat Joonmyeon langsung menghampiri Joonmyeon dan duduk di samping nya

“Kau tidak apa apa menunggu Han Mi??” tanya eomma Han Mi

“ah ne tidak apa apa ahjumma” balas Joonmyeon lalu memalingkan wajah nya dari games

“lebih baik kau sarapan dulu buatan ahjumma..Kaja!” ajak eomma Han Mi

“tidak perlu ahjumma, saya sudah sarapan di rumah” tolak joonmyeon dengan halus

“itu kan di rumah mu. Kajja !”

              Joonmyeon yang tidak bisa menolak lagi akhirnya setuju dan berjalan mengikuti eomma Han Mi ke ruang makan. Disana sudah disiapkan buljajjang dan hudo yang sedap dan membuat perut joonmyeon ingin makan lagi. dengan malu malu ia mengambil nasi dan buljajjang sedikit. Tiba tiba Eomma Han Mi menambahkan buljajjang itu lagi hingga menjadi banyak.

“yak ahjumma ini terlalu banyak” ujar joonmyeon dengan sopan

“gwenchana”

“HYAK! eomma sepatu ku belum di cuci!” teriak Han Mi dari belakang yang membuat Joonmyeon dan Eomma nya terkejut

              Bukan terkejut karna suara teriakkan nya tapi karna Ia menunjukkan sepatu kotor nya itu di atas meja makan. Joonmyeon yang melihat itu tersedak dan eomma Han Mi segera mengambilkan air putih untuk joonmyeon

“Han Mi ! kau sangat tidak sopan ! turunkan sepatu kotormu itu!” teriak eomma nya dengan kasar

“ah mianhae.. aku lupa.. mian Eomma dan umm Oppa” ucap nya kecil

Joonmyeon hanya membalas dengan anggukan kecil

“yasudah ini sarapan mu! Lain kali cuci sepatu mu!”sahut eomma nya lagi

“ne eomma”

Han Mi pun mengambil piring yang sudah di isi oleh buljajjang dan nasi pemberian eomma nya itu lalu melangkahkan kaki nya ke bangku kosong di sebelah joonmyeon

“oh ya eomma kapan appa pulang?” tanya Han Mi ditengah makan nya

“sekitar 2 minggu lagi. sudah jangan berbicara saat makan!” balas eomma nya lalu Han Mi melanjutkan makan nya lagi.

              Tak sampai 5 menit makanan joomyeon telah habis dan Eomma Han Mi juga sudah pergi 2 menit yang lalu untuk bekerja paruh waktu sedangkan Han Mi masih harus menyelesaikan makanan nya yang sudah setengah porsi di lahap nya. Han Mi yang sadar bahwa Joonmyeon memperhatikan nya kini menghadap wajah nya ke kanan tempat joonmyeon duduk

“apa kau liat liat?” tanya Han Mi sinis

“kau lucu Minnie” balas joonmyeon dengan tertawa kecil

“sudah ku bilang aku tidak suka di panggil Minnie!” bentak nya kecil

“ne ara, ini sudah jam 6 ! Palli selesaikan makan mu! Kau mau kita telat huh??”

              Tanpa menjawab apapun Han Mi menyudahi makan nya dan langsung menuju ke depan tanpa mempedulikan Joonmyeon yang mengikuti nya dari belakang

“nih helm mu” ucap joonmyeon memberikan helm nya ke Han Mi

“mmm” gumam Han Mi mengambil helm dari tangan joonmyeon

Setelah mengunci pintu dan pagar Han Mi menaruh kunci nya di tempat rahasia untuk eomma nya ketika sudah pulang tapi tentu nya joonmyeon sudah tahu hal itu

Han Mi langsung menaiki motor besar milik Joonmyeon dan langsung melesat ke sekolah





Han Mi POV

              Pelajaran fisika membuat ku benar benar bosan hari ini apalagi yoon seongsanim menjelaskan rumus rumus fisika yang sama sekali tidak aku mengerti dan rasanya membuat kepala ku ingin pecah. di dukung lagi perut ku yang meronta ronta meminta di isi makanan dan pastinya lolypop kesukaan ku. Ku lihat teman sebangku ku yang bernama So Jie serius sekali mendengarkan penjelasan dari yoon seongsanim. Ku lihat juga tangan nya tidak berhenti menulis rumus rumus yang tercetak besar di papan putih mulus itu. Berbeda sekali dengan ku yang asik mencoret coret kertas kosong tanpa mengalihkan pandangan ku dari yoon seongsanim, bisa di bilang aku hanya pura pura mendengarkan nya.

‘TRINGGG’

              Suara bel berbunyi dengan keras. Aku yang mendengar itu lega karna pelajaran sudah berakhir. Dengan bersenandung kecil ku masukkan buku buku fisika yang menyebal kan itu ke dalam tas biru yang bergambar lolypop imut pemberian Joonmyeon.

“Han Mi-ah kau nanti bareng sama joonmyeon sunbae?” tanya So Jie di sela sela membereskan buku

“um ne, wae?” tanya ku balik

“ah gwenchana, aku hanya ingin mengajak mu ke rumah ku, kebetulan Oppa ku baru pulang dari amerika jadi ada acara kecil untuk menyambutnya, kau mau ikut?” ajak So Jie mengalihkan pandangan nya ke arah ku

“aku mau, jamkanman ! aku mau bilang ke Joonmyeon dulu, kau duluan saja ke gerbang nanti aku menyusul” sahut ku

“ne arraseo!” balas nya

              Tanpa mengucapkan apa apa lagi aku langsung berjalan ke luar kelas lalu menuju ke parkiran tempat biasa Joonmyeon menunggu ku pulang sekolah. Saat sampai sana terlihat Joonmyeon sedang sibuk dengan gadget nya itu dan aku langsung menghampiri nya

“hey aku tidak bisa pulang dengan mu” ujar ku to the point

“wae?” tanya nya tanpa mengalihkan pandangan nya dari gadget nya itu

“aku mau ke rumah So Jie, dia mengundang ku untuk menyambut kedatangan Oppa nya” balas ku

“ah georehge,bagus lah jadi motor ku tidak perlu ke bengkel lagi untuk menambal ban karna kempes” canda nya kecil

Aku yang mendengar itu sangat kesal dan menjitak kepala nya dengan keras lalu pergi meninggalkan nya sedangkan dia masih mendumel sendiri tapi aku tidak mempedulikan nya

“hyak kau tidak akan ku beri lolypop lagi nanti !” teriak nya dan refleks aku langsung berhenti

“aku juga tidak akan memanggil mu Oppa lagi ! hweeek” balas ku sambil menjulurkan lidah ku ke arah nya lalu berlalu dari nya dan menyusul So Jie ke depan gerbang sekolah                    



                                                             

                                    ***



“annyeong eomma appa” salam seseorang dari luar pintu

So Jie yang mendengar itu langsung berlari kecil ke arah pintu lalu membukakan pintu dan disitulah muncul seorang namja tampan tapi tidak terlalu tinggi kira kira 175 cm. Apakah itu Oppa nya So Jie? Jika benar aku sangat bersyukur sekali karna aku tadi ikut ke sini. Namja itu tersenyum lalu memeluk So Jie dengan erat. Dia juga memeluk eomma dan appa nya So Jie, setelah itu dia menatap ku heran. Aku yang diperhatikan sangat canggung dan menundukkan kepala ku

“nuga?” tanya namja itu menunjukku

“oh iya aku lupa, dia teman ku Han Mi yang sering aku ceritakan itu loh!” jawab So Jie

Apa? Sering diceritakan oleh So Jie? Aduh apa apaan sih So Jie harus menceritakan tentang ku ke Oppa nya. Pasti muka ku sudah seperti kepiting rebus saat ini. Ya aku malu.

“ah arraseo, um annyeong joneun KyungSoo imnida” ucap nya lalu menjulurkan tangan nya. Dengan malu aku membalas jabatan tangan nya sambil tersenyum

“ne annyeong joneun...”

“Han Mi” potong namja itu dengan tersenyum

              Aku pun membalas senyuman nya yang berbentuk hati itu. Senyuman nya saat ini sangat berhasil membuat ku tidak bisa bernafas dengan benar. Senyuman yang sangat tulus dan manis. Jujur saja belum pernah aku melihat senyum yang semanis ini. aku benar benar terpesona oleh nya. 

“yasudah kajja kita makan dulu, kau pasti lapar kan kyungsoo?” ajak eomma

 “ah ne eomma”

              Setelah acara makan itu selesai, So Jie mengajakku ke kamarnya sedangkan Eomma, Appa dan kyungsoo itu masih berbicara di ruang tamu. Aku pun mengikuti So Jie kearah kamar nya yang berada di lantai dua

“gimana?” tanya nya tiba tiba

“m..mwo?” tanya ku balik yang bingung

“oppa ku? Gimana?”

“gimana apa nya?” ujar ku yang semakin bingung oleh pertanyaan nya

“uh kau ini ! dia tampan atau bagaimana gitu?”

“yah bisa dibilang seperti itu.. hhe” ucap ku malu malu

“kau menyukai nya?”

 Pertanyaan aneh yang di lontarkan So Jie membuat ku semakin bingung. Entah apa yang ada di pikiran nya hingga ia bertanya seperti itu

“uh aku pengen banget lolypop nih, kau ada lolypop gak?” ucap ku mengalihkan pertanyaan nya tadi

“jangan mengalihkan pembicaraan! Jawablah” sahut nya

“entah lah” jawabku seadanya

“oh ne arrayo”

“wae?” tanya ku

“ya oppa ku meminta ku mencari kan yeojachingu untuk nya, dan kurasa yang cocok itu adalah kau” jelas nya kepadaku yang membuat ku terkejut

“MWO?” tanya ku terkejut

“kalau kau tidak mau,gwenchana” ujar nya

“bukan begitu! Kenapa kau tidak bilang dulu kepada ku?” sahut ku yang makin gugup

“mian Han Mi-ah, lagi pula tiap ku ingin bicara padamu kau selalu bersama joonmyeon sunbae, aku jadi tak enak hati”

              Aku hanya mengangguk mengerti dan Penjelasan nya sangat masuk akal. Benar seperti yang ia ucapkan. Aku selalu bersama sama dengan joonmyeon. Dia sudah seperti kakak ku sendiri.

“oh ya So Jie-ah ini sudah larut aku pulang dulu ya?” ujar ku memecah keheningan

“oh kau benar! mian kalau terlalu larut,”

“ah gwenchana”

              So Jie pun mengantar ku sampai gerbang yang sebelum nya aku sudah pamit kepada eomma dan appa nya So Jie sebenar nya aku ingin pamit ke kyungsoo tapi tidak ada. Mungkin tertidur. Baru ingin keluar dari gerbang tiba tiba eomma nya So Jie memanggil ku. Refleks aku dan So Jie membalikkan arah menghadap eomma nya

“ada apa ahjumma?” tanya ku

“tidak baik malam malam yeoja pulang sendiri, lebih baik di antar kyungsoo ya? So Jie panggil Oppa mu ! palli !” perintah eomma nya ke So Jie

“oh gerohji! Jamkaman ne” sahut nya lalu berlari masuk ke dalam rumah nya lagi

“aniy ahjumma, aku bisa pulang sendiri, kasihan kan kyungsoo baru pulang” tolak ku kepada eomma nya

“gwenchana Han Mi-ah” ujar nya seraya tersenyum

              Ku lihat So Jie sudah keluar bersama Oppa nya yang memakai baju merah di lapisi oleh jaket hitam dan celana panjang warna putih lalu menuju ke arah garasi nya dan mengeluarkan mobil hitam yang masih mulus itu

“nah kajja masuk!” ucap Kyungsoo dari balik jendela nya dengan senyum manis nya. Lagi.

Aku yang gugup itu segera melangkah kan kaki ku untuk masuk ke dalam mobil nya. Kyungsoo mulai menstarter mobil nya dan berjalan ke arah jalan raya. Sudah 5 menit berlalu kyungsoo dan aku tak berbicara sedikit pun. Aku juga tak berani menyapa nya karna takut mengganggu kosentrasi menyetir nya

“kau cantik Han Mi” Ujar nya tiba tiba

“ah..mwo?”

              Tiba tiba saja kyungsoo menepikan mobil nya di pinggir jalan yang cukup sepi. Lalu dia tersenyum dan menoleh kan pandangan nya ke arah ku. Dia memajukan wajah nya  sangat dekat hingga aku terhimpit ke belakang. Terputar sebuah kata kata di otakku untuk mendorongnya supaya menjauh tapi syaraf di tangan ku tak mengizinkan nya. Dia tersenyum lagi dan memandang ku lembut. Uh aku sangat lemah di buat nya.

“aku bilang..kau cantik Han Mi.. kau sangat manis” ucap nya lagi dengan nada lembut yang membuat hembusan nya terasa di pipi ku

Tangan nya kini mulai menyusuri wajah ku dari atas hingga akhirnya ia menyentuh bibir ku lembut. Aku yang masih belum bisa merespon apa-apa hanya bisa menatap nya lemah. Kurasakan juga dada yang bergemuruh saat Kyungsoo mulai memiringkan wajah nya dan mendekati wajah ku lagi. karna terhipnotis oleh nya, aku mulai menutup kelopak mata ku dan....

 ‘neol na bakke molla seot deon igi jogin naega .. ne mamdo molla jeotdeon mushiman naegaa’ (Miracles in december-EXO K)

Suara ringtone hp ku berbunyi keras yang mengembalikan kejernihan ku yang langsung membuka mata saat itu juga kyungsoo memundurkan wajah nya dari wajah ku. ku lihat layar hp tertera nama Joonmyeon. Aku menoleh kan ke arah kyungsoo meminta izin mengangkat telepon. Kyungsoo yang sedang menatap ku memberi anggukan kecil

“yeobseoyo?”

“...”

“Mau! mianhae aku lupa” ucap sedikit teriak. Aku lupa bahwa ada kyungsoo disamping ku

“...”

“ne aku akan segera kesana” jawab ku lalu mematikan telepon

Dengan ragu ragu aku melirik kyungsoo sedikit

“um oppa bisakah kau antar aku ke taman saja?” tanya ku

“wae?”

“teman ku menunggu disana, atau kau turunkan aku disini biar aku naik bis saja”

“aniyo.. biar ku antar saja ne, oh ya mianhae yang tadi” ujar nya tanpa mengalihkan pandangan nya dari depan

“ah gwenchana”





Joonmyeon POV

              Pukul jam 7 malam ini seperti biasa, aku dan Han Mi selalu bertemu di taman tepatnya di pinggir danau  yang terhias bunga sakura di sisi danau. Di sinilah aku dan Han Mi bertemu saat pertama kali. Yang saat itu umur ku masih 8 tahun sedangkan dia berumur 6 tahun. Masih ku ingat waktu dia menangis di bawah pohon ini karna lolypop nya jatuh dan aku mencoba menenangkan nya dengan berbagai mainan yang saat itu ku bawa ke taman ini tapi ia terus menangis sampai aku membelikan nya lolypop lagi hingga akhirnya ia berhenti menangis dan kejadian itu lah yang membuat kami sekarang dekat. Kejadian singkat yang sangat konyol tapi aku bahagia bisa bertemu dengan nya. Cinta Pertama ku..

              Ku lihat arloji sudah menunjukkan jam 8 malam berarti sudah 1 jam aku menuggu di sini. Ku rasakan hawa dingin mulai menyerang tubuh atas ku ini yang hanya memakai T-shirt hitam tipis sedangkan tangan kanan ku masih menggenggam sebatang lolypop mini kesukaan Han Mi. Tiba Tiba rasa sesak di dada kiri ku kambuh lagi, dengan cepat aku mengambil obat yang berada di saku celana yang selalu aku bawa kemana pun untuk berjaga jaga. Ya aku di vonis terkena penyakit jantung setahun yang lalu dan belum di pastikan akan berumur panjang.

 Jujur saja aku takut. Bukan takut karna kematian tapi takut tak bisa memberi lolypop ke Han Mi lagi dan tak ada orang yang menggantikan posisi ku ini. Akhirnya sakit nya hilang setelah mengonsumsi obat itu lalu kumasukan lagi ke tempat asal. Kenapa Han Mi lama sekali? Biasa nya Ia yang paling semangat dan datang duluan. Karna Han Mi tak kunjung datang kuputuskan untuk menelepon nya

“...”

“hyak Han Mi-ah dimana kau? Aku sudah di taman apa kau tak mau lolypop lagi huh?” tanya ku kesal

“...”

“ne! palli ! aku sudah menggigil kedinginan nih”

“...”

            15 menit berlalu, terdengar deru mobil dari belakang ku, dan langsung saja aku menoleh ke arah suara mobil tersebut. Keluar lah seorang Yeoja yang kuperhatikan seperti Han Mi. Dan benar saja itu memang Han Mi saat aku ingin melambai kan tangan, tiba tiba dari pintu kiri keluar sosok namja yang tidak terlalu tinggi itu dan membatalkan niat ku untuk melambai. Aku juga memasukkan lolypop kecil itu ke saku.

 Han Mi melihat ke arah ku dan melambaikan tangan nya lalu berjalan dengan seorang namja tadi dan mulai mendekat ke arah ku. Han Mi tersenyum sangat manis saat berjalan dengan namja yang tidak ku kenal. Apa dia Namjachingu nya?

“hi joonmyeon op..pa, mianhae aku telat” ujar nya saat sudah dekat dengan ku

“gwenchana” balas ku datar

“oh ya kenalkan dia Oppa nya teman ku, dan oppa ini sahabat ku” ucap Han Mi memperkenal kan aku dengan namja tadi

“ah ne.. annyeong.. joonmyeon imnida” salam ku ramah kepada namja tadi

“ne annyeong.. kyungsoo imnida.. oh ya Han Mi aku harus pergi..masih ada urusan lain.. mianhae” sahut nya ke Han Mi

“oh ne gwencahana oppa..gamsamhamnida sudah mengantarkan aku” ujar Han Mi

            Namja yang bernama kyungsoo tadi hanya tersenyum lalu membalikkan badan nya ke arah mobil nya yang di parkir. Setelah ia pergi Han Mi mengarahkan pandangan nya ke wajah ku

“mana lolypop ku?” tanya nya

“kan sudah ku bilang aku takkan memberi mu lolypop lagi!” ujar ku bohong

“uh kalau begitu untuk apa kau menyuruh ku datang kesini” sahut nya sinis dan berjalan pergi tapi dengan cepat aku menarik tangan nya. Dia menoleh kepadaku dengan tatapan dingin nya

“aniyo..aku cuma bercanda kok.. ini” ujar ku lalu mengeluarkan lolypop dan memberikannya. Han Mi langsung merebut lolypop itu dari tangan ku. Dia membuka bungkus lolypop

“Han Mi-ah” sapa ku

“mm”gumam nya yang sedang menikmati lolypop itu

“suatu saat aku pasti tak bisa memberi lolypop lagi pada mu” ujar ku

“wae? Apa kau mempunyai pacar ?” tanya nya

“aniyo” balasku datar

“georeom, wae??” tanya nya lagi dan membalas tatapan ku

            Aku hanya menggeleng. Tidak tahu harus menjawab apa. Sedih rasanya tak bisa memberikan nya lolypop kesukaan nya lagi. aku juga takut dia akan marah jika aku tak bisa  memberinya lagi. yang aku harapkan saat ini hanya 1 yaitu berumur panjang agar bisa melihat kebahagiaan nya saat ia sedang makan lolypop. Hanya itu, tak lebih dan tidak apa apa jika aku tak bisa memilikinya. Cukup melihat dia bahagia aku akan senang. Apapun itu.

“hyak kenapa kau melamun?” tanya Han Mi menatap ku

“huh? Aniyo..” jawab ku tersenyum

Selalu terbayang bayang di fikiran ku saat aku pergi dari dunia ini. Hati ku selalu berkata “apa Han Mi akan menangis melihat ku pergi?” , “apa Han Mi akan marah jika aku tak bisa memberi nya lolypop lagi?”.





Han Mi POV

 

 “Han Mi-ah” sapa nya saat aku sedang makan lolypop pemberian nya tadi

“mmm” gumam ku tanpa menoleh

“suatu saat aku pasti tak bisa memberi lolypop lagi pada mu” ujar nya tiba tiba

Aku yang mendengar itu terkejut tapi aku mencoba bertanya dengan tenang

“wae? Apa kau mempunyai pacar ?” tanya ku

“aniyo” balas nya datar

“georeom,wae?” tanya ku lagi karna penasaran

Dia tak menjawab nya justru mengalihkan kan pandangan nya ke arah danau yang sunyi. Ku ikuti arah pandang nya tak ada apapun. kuperhatikan wajah nya lagi ternyata dia melamun. Akhirnya aku berhenti memakan lolypop ku dan memandang wajah nya yang merautkan kesedihan. Apa dia punya masalah?

 “hyak kenapa kau melamun”

“huh? Aniyo..” balasnya dengan senyum yang dipaksakan

 “apa kau punya masalah?” tanya ku ragu

“aniyo, kenapa kau bilang begitu?” balasnya datar

“seharus nya aku yang tanya, kenapa kau bilang begitu?”

“memang nya aku bilang apa?”

“saat kau bilang jika suatu saat kau takkan memberi ku lolypop lagi”

 “Gwenchana aku hanya bercanda haha kau serius sekali” ledek nya

“ah kau ini !” sahut ku kesal

“oh ya, Han Mi namja tadi apa dia Namjachingu mu?” tanya nya tiba tiba

 Aku yang mendengar itu langsung terbatuk entah kenapa tiba tiba aku batuk, tapi dengan pelan joonmyeon mengusap punggung ku

“Aniyo! Kenapa kau bertanya seperti itu”

“tapi apa kau menyukainya?”

“hmm ya maybe” ujar ku malu malu

“uh rupanya kau sudah jatuh cinta sekarang”

“kau tahu? Aku tadi hampir...umm...kissing dengan nya” ungkap ku dengan muka yang memanas ya kurasa muka ku sudah memerah

“hampir? Berarti tidak jadi donk!” sahut nya

“ne itu karna kau!” sahutku kesal bila mengingat saat itu

“aku?” ulang nya

“ya gara-gara kau menelpon jadi semuanya batal”

“oh jadi kau tidak mau lolypop lagi? its okey Han Mi!” ancam nya

“ah andwae! Bukan karna op..pa kok!” elakku

“yasudah ayok kita pulang,,, aku mengantuk”



Author POV

            “Han Mi-ah” tegur seorang namja kepada Han Mi yang sedang menunggu Joonmyeon

“ah kyungsoo oppa, ada apa disini? Mau jemput So Jie? So Jie nya tadi sudah pulang” ucap Han Mi panjang lebar

“aniyo, aku mau jemput kamu kok” ujar nya tersenyum

“mwo? Aku?” ulang Han Mi

“ne, kajja!” ajak kyungsoo

“tapi aku sedang....”

Joonmyeon yang baru saja pulang dari kegiatan osis nya, melihat itu dari kejauhan dengan segera ia menyusul Han Mi

“Han Mi-ah kau pulang dulan saja! Aku masih lama disini, masih sekitar 2 jam lagi!” potong Joonmyeon yang berbohong

“annyeong joonmyeon-sshi” sapa kyungsoo ramah

“ne annyeong” balas Joonmyeon lalu menatap Han Mi mengisyaratkan untuk pulang duluan

“gwencahana?” tanya Han Mi

“ne gwenchana” jawab joonmyeon

            Akhirnya Han Mi mengalah dan mengikuti kyungsoo menuju mobil hitam nya. Sebenar nya ia merasa tidak enak hati meninggalkan Joonmyeon tapi ia juga tidak mau melewatkan kesempatan emas ini. Apalagi yeoja sunbae yang melihat kami seperti cemburu atau iri. Ya wajar kalau mereka cemburu karna Kyungsoo namja yang sangat tampan dan Han Mi yeoja yang manis. Pasangan yang sangat serasi

“Joonmyeon dikemanain?” celetuk seorang yeoja sunbae saat Han Mi melintas di depan nya

Han Mi yang mendengar itu berhenti berjalan lalu menatap bingung Yeoja yang bernama Minyoung

“kasihan Joonmyeon, Habis manis sepah di buang haha” kali ini teman yeoja yang menyindir. Han Mi yang mendengar itu terasa panas di dalam mata nya. Ingin rasanya ia menangis sekarang juga. Tapi ia tak mau di bilang lemah di depan kyungsoo

“cukup! Bisakah kalian berhenti!” sahut Kyungsoo dingin

“hei kau namja tampan! Kau tidak tahu ya? Dia ini sudah memiliki ayah dari anak nya itu!” ujar shinyoungitu memfitnah Han Mi

“MWO!! AKU TIDAK PERNAH MEMPUNYAI ANAK DARI SIAPAPUN!! JAGA UCAPAN MU SUNBAE !!” teriak Han Mi keras dengan air mata yang mengalir deras

“HYAK KAU SANGAT TIDAK SOPAN BERTERIAK DENGAN SUNBAE MU HUH!” Teriak Minyoung tak kalah keras

            Kyungsoo tak tinggal diam, ia langsung menarik pergelangan tangan Minyoung dengan keras hingga merah

“tarik ucapan mu atau darah di tangan mu akan berhenti” ujar kyungsoo dan menatap nya tajam

“aw aphayo, lepaskan aku! Aku janji takkan bilang seperti itu lagi! mianhae!” ujar Minyoung kesakitan

 Kyungsoo langsung menghempaskan tangan minyoung dengan kasar dan menarik Han Mi menjauh dari Minyoung sedangkan Minyoung mengelus elus tangan nya yang merah karna di genggam kuat oleh kyungsoo. Saat sampai mobil, Han Mi di tuntun oleh Kyungsoo untuk masuk ke dalam mobil. Han Mi yang masih syok dengan perkataan Minyoung belum juga berhenti menangis. Kyungsoo yang melihat itu membelai pucuk rambut Han Mi dan mengusap lembut pipi yang di banjiri air mata.

“ssst,, jangan menangis Han Mi, lupakan saja masalah itu ne..lihat aku” ucap kyungsoo

Dengan mata memerah Han Mi menatap Kyungsoo yang memandang nya dengan lembut

“aku tidak suka melihat wanita cantik menangis, jadi hapus lah air mata mu ne”  lanjut nya lagi dengan sangat halus

 Han Mi hanya mengangguk pelan seraya menghapus airmata nya yang masih saja turun itu. Kyungsoo menstarter mobil nya. Han Mi teringat pada Joonmyeon yang selalu memberikan lolypop ketika ia menangis. Ia ingin itu sekarang. Tidak. Bukan lolypop yang diinginkan nya tapi Joonmyeon. Ya hanya Joonmyeon.





                                    ***



“oppa obat apa ini?" tanya Han Mi yang melihat obat Joonmyeon terjatuh dari saku nya
"bukan obat apa-apa kok" ujar nya lalu mengambil obat itu dari tangan Han Mi
"bohong! ini seperti..."
"seperti apa?" lanjut joonmyeon
"obat....."





                                                   ~TO BE CONTINUE~




 Yeeey akhirnya chapter one selesai *prok prok* Chukkae! Oya aku ingetin lagi nanti akan bertambah OC  nya, so jangan berfikir yang gantiin posisi joonmyeon itu kyungsoo ya J thanks banget udah mau baca Ff yang kurang bermutu ini... tolong komentar nya ya, biar chapter two nya lebih bagus ! mungkin chapter  two nya akan lama ngepost nya soal nya lagi persiapan masuk SMA nih hehe tunggu ya kira kira sampe 1 bulan dan itu akan ku usahain secepat mungkin!


Follow : @nifah35

Follback ? Just mention it !  annyeooong!! :*
 


 



   

1 comment:

Komentar Nya yak!