The Last Lolypop (chapter 1)
Cast : - Joonmyeon (Suho EXO)
:
- Han Mi (Yeoja Cast)
:
- KyungSoo (D.O EXO)
Note : OC akan bertambah sesuai chapter
selanjutnya~
Length :
3 Chapter *sepertinya
Genre : Friend, Funny, Sad and romance *semoga
annyeong! Hanifah
imnida ! hihi ! ini FF aku yang paling pertama di post di sini sebelum nya
hanya di post di facebook gitu deh ! tolong ya komentar di twitter aku @nifah35 itu resmi twitter aku
#promo! terima kritik dan saran juga kok
hehe okedeh segitu aja.. love you readers muaaach!
Author POV
“Han Mi kamu masih suka lolypop ?” tanya
sahabat nya itu yang bersebelahan dengan Han Mi
“bukan kah kau
sudah tahu” sahut Han Mi cuek
“kau ini.. dari
dulu hingga sekarang masih saja suka lolypop” ujar namja itu
“wae?” tanya Han Mi
yang masih terfokus untuk menggigit lolypop yang keras itu
“kau seperti anak
kecil tahu! Umur mu kan sudah 16 tahun” sahut namja yang 2 tahun lebih tua dari
Han mi
“berisik ah sudah
pergi saja kau joonmyeon!” teriak Han Mi kesal
“hyak dari dulu kau
selalu memanggil ku dengan nama! Bisakah kau memanggil ku oppa?” teriak
joonmyeon tak mau kalah
“Oppa ? muka mu
saja tidak mendukung kau harus di panggil Oppa” sahut nya
“mwo ? seharusnya kau panggil ku Oppa atau kau
tidak akan ku kasih lolypop lagi!”
“ah andwae! Ne
arayo! gomawo oppaaaa!” sahut Han Mi dengan kata ‘oppa’ yang di tekan
“nah begitu donk! ”
sahut joonmyeon senang
“aku akan terus
memanggil mu oppa tapi ada syarat nya” ujar Han Mi
“mwo? jangan bilang
aku harus push up 50 kali seperti yang kemarin” tebak joonmyeon yg mengarahkan
wajah nya ke Han Mi
“aniyo .. mmm kau
harus tetap memberiku lolypop ya?” ucap Han Mi dan kali ini menatap joonmyeon dengan
puppy eyes
“ne ! Kajja kita
pulang, sudah larut! Besok kita kan sekolah” ajak joonmyeon
Han Mi hanya
mengangguk dan membuang gagang lolypop nya yang sudah habis lalu menyusul langkah
joonmyeon yang mulai menjauh
***
Cahaya
matahari yang tembus melalui jendela sukses membuat yeoja cantik itu bangun
tapi hanya sementara saja, dia membalikan tubuh nya ke arah berlawanan dan
mulai terlelap lagi. Belum ada semenit Han Mi terlelap kini alarm yang di
pasang pukul jam 5 berdering kencang. Han Mi yang kesal karna mimpi indah nya
nya terganggu menutup telinga nya rapat rapat. Akhirnya alarm itu berhenti berdering. Yeoja
itu tersenyum kemenangan dan segera melanjutkan mimpi nya yang tertunda . tak
lama setelah itu ....
‘DOR DOR DOR’ suara
pintu yang di ketuk kencang itu benar benar sukses membuat Han Mi terbangun dan
mengeluh
“uh apa lagi sih?”
keluh Han Mi lalu menyembunyikan diri nya di balik selimut
“Han Mi bangun !! palli
! hari ini kau sekolah kan!buka atau eomma akan mendobrak pintu ini!” teriak
eomma Han Mi dari balik pintu kamar nya
“uh kayak kuat aja
deh.. ne eomma!” eluh nya lagi
Dengan
sangat terpaksa Han Mi terbangun dan melangkah kan kaki nya kearah pintu kamar
nya
“kau ini cepat
mandi dan turun ke bawah! Joonmyeon sudah menjemput mu” sahut eomma nya
Sedangkan Han Mi
yang masih mengantuk itu hanya bersandar di dinding pintu dan mengangguk pelan dengan
mata yang masih tertutup
“eomma .. lee seongsanim
bilang bahwa eomma itu malaikat, yah itu benar tapi eomma ku adalah malaikat
pengganggu mimpi indah ku huuuh” Ucap Han Mi tanpa ia sadari
“APA KAU BILANG?!”
teriak eomma menggelegar
Joonmyeon
yang menunggu Han Mi di bawah terkejut saat mendengar eomma Han Mi berteriak
sebesar itu tapi kemudian dia terkekeh melihat Han Mi sedang di jewer oleh
eomma nya sambil menuruni tangga
“uuuh ampun eomma,
mianhae aku gak sengaja” mohon Han Mi
“ga sengaja apa nya
huh?! Hari ini eomma tidak akan memberi mu uang saku! Cepat mandi! Lihat
joonmyeon sudah menunggu mu” sahut eomma Han Mi lalu meninggal kan Han Mi yang
mengusap-usap telinga nya
“tapi eomma...uuuh
... apa! kau mau ketawa huh!?” bentak Han Mi yang melihat Joonmyeon menahan
tawa
“aniy, haha cepat
lah nanti kita terlambat” ujar Joonmyeon
“ne!!”
Han
Mi meninggalkan Joonmyeon sendirian di ruang tamu. Ia melangkahkan kaki nya
dengan kasar dan mendumel tidak jelas seperti layak nya anak kecil. Joonmyeon
yang memperhatikan sahabat sejak kecil nya hanya tersenyum
‘Han Mi kau ini sangat lucu’ batin
Joomyeon
15
menit berlalu Han Mi belum keluar dari kamarnya sedangkan eomma nya sudah
menyiapkan sarapan untuk anak semata wayang nya dan Joomyeon yang sedang
bermain games di smartphone nya. Eomma Han Mi yang melihat Joonmyeon langsung
menghampiri Joonmyeon dan duduk di samping nya
“Kau tidak apa apa
menunggu Han Mi??” tanya eomma Han Mi
“ah ne tidak apa
apa ahjumma” balas Joonmyeon lalu memalingkan wajah nya dari games
“lebih baik kau
sarapan dulu buatan ahjumma..Kaja!” ajak eomma Han Mi
“tidak perlu
ahjumma, saya sudah sarapan di rumah” tolak joonmyeon dengan halus
“itu kan di rumah
mu. Kajja !”
Joonmyeon
yang tidak bisa menolak lagi akhirnya setuju dan berjalan mengikuti eomma Han
Mi ke ruang makan. Disana sudah disiapkan buljajjang dan hudo yang sedap dan
membuat perut joonmyeon ingin makan lagi. dengan malu malu ia mengambil nasi
dan buljajjang sedikit. Tiba tiba Eomma Han Mi menambahkan buljajjang itu lagi
hingga menjadi banyak.
“yak ahjumma ini
terlalu banyak” ujar joonmyeon dengan sopan
“gwenchana”
“HYAK! eomma sepatu
ku belum di cuci!” teriak Han Mi dari belakang yang membuat Joonmyeon dan Eomma
nya terkejut
Bukan
terkejut karna suara teriakkan nya tapi karna Ia menunjukkan sepatu kotor nya
itu di atas meja makan. Joonmyeon yang melihat itu tersedak dan eomma Han Mi
segera mengambilkan air putih untuk joonmyeon
“Han Mi ! kau
sangat tidak sopan ! turunkan sepatu kotormu itu!” teriak eomma nya dengan
kasar
“ah mianhae.. aku
lupa.. mian Eomma dan umm Oppa” ucap nya kecil
Joonmyeon hanya
membalas dengan anggukan kecil
“yasudah ini
sarapan mu! Lain kali cuci sepatu mu!”sahut eomma nya lagi
“ne eomma”
Han Mi pun
mengambil piring yang sudah di isi oleh buljajjang dan nasi pemberian eomma nya
itu lalu melangkahkan kaki nya ke bangku kosong di sebelah joonmyeon
“oh ya eomma kapan
appa pulang?” tanya Han Mi ditengah makan nya
“sekitar 2 minggu
lagi. sudah jangan berbicara saat makan!” balas eomma nya lalu Han Mi
melanjutkan makan nya lagi.
Tak
sampai 5 menit makanan joomyeon telah habis dan Eomma Han Mi juga sudah pergi 2
menit yang lalu untuk bekerja paruh waktu sedangkan Han Mi masih harus
menyelesaikan makanan nya yang sudah setengah porsi di lahap nya. Han Mi yang
sadar bahwa Joonmyeon memperhatikan nya kini menghadap wajah nya ke kanan
tempat joonmyeon duduk
“apa kau liat
liat?” tanya Han Mi sinis
“kau lucu Minnie”
balas joonmyeon dengan tertawa kecil
“sudah ku bilang
aku tidak suka di panggil Minnie!” bentak nya kecil
“ne ara, ini sudah
jam 6 ! Palli selesaikan makan mu! Kau mau kita telat huh??”
Tanpa
menjawab apapun Han Mi menyudahi makan nya dan langsung menuju ke depan tanpa
mempedulikan Joonmyeon yang mengikuti nya dari belakang
“nih helm mu” ucap
joonmyeon memberikan helm nya ke Han Mi
“mmm” gumam Han Mi
mengambil helm dari tangan joonmyeon
Setelah mengunci
pintu dan pagar Han Mi menaruh kunci nya di tempat rahasia untuk eomma nya
ketika sudah pulang tapi tentu nya joonmyeon sudah tahu hal itu
Han Mi langsung
menaiki motor besar milik Joonmyeon dan langsung melesat ke sekolah
Han Mi POV
Pelajaran fisika membuat ku benar
benar bosan hari ini apalagi yoon seongsanim menjelaskan rumus rumus fisika
yang sama sekali tidak aku mengerti dan rasanya membuat kepala ku ingin pecah.
di dukung lagi perut ku yang meronta ronta meminta di isi makanan dan pastinya
lolypop kesukaan ku. Ku lihat teman sebangku ku yang bernama So Jie serius
sekali mendengarkan penjelasan dari yoon seongsanim. Ku lihat juga tangan nya
tidak berhenti menulis rumus rumus yang tercetak besar di papan putih mulus
itu. Berbeda sekali dengan ku yang asik mencoret coret kertas kosong tanpa
mengalihkan pandangan ku dari yoon seongsanim, bisa di bilang aku hanya pura
pura mendengarkan nya.
‘TRINGGG’
Suara bel berbunyi dengan keras.
Aku yang mendengar itu lega karna pelajaran sudah berakhir. Dengan bersenandung
kecil ku masukkan buku buku fisika yang menyebal kan itu ke dalam tas biru yang
bergambar lolypop imut pemberian Joonmyeon.
“Han Mi-ah kau
nanti bareng sama joonmyeon sunbae?” tanya So Jie di sela sela membereskan buku
“um ne, wae?” tanya
ku balik
“ah gwenchana, aku
hanya ingin mengajak mu ke rumah ku, kebetulan Oppa ku baru pulang dari amerika
jadi ada acara kecil untuk menyambutnya, kau mau ikut?” ajak So Jie mengalihkan
pandangan nya ke arah ku
“aku mau, jamkanman
! aku mau bilang ke Joonmyeon dulu, kau duluan saja ke gerbang nanti aku
menyusul” sahut ku
“ne arraseo!” balas
nya
Tanpa mengucapkan apa apa lagi aku
langsung berjalan ke luar kelas lalu menuju ke parkiran tempat biasa Joonmyeon
menunggu ku pulang sekolah. Saat sampai sana terlihat Joonmyeon sedang sibuk
dengan gadget nya itu dan aku langsung menghampiri nya
“hey aku tidak bisa
pulang dengan mu” ujar ku to the point
“wae?” tanya nya
tanpa mengalihkan pandangan nya dari gadget nya itu
“aku mau ke rumah
So Jie, dia mengundang ku untuk menyambut kedatangan Oppa nya” balas ku
“ah georehge,bagus
lah jadi motor ku tidak perlu ke bengkel lagi untuk menambal ban karna kempes”
canda nya kecil
Aku yang mendengar
itu sangat kesal dan menjitak kepala nya dengan keras lalu pergi meninggalkan
nya sedangkan dia masih mendumel sendiri tapi aku tidak mempedulikan nya
“hyak kau tidak
akan ku beri lolypop lagi nanti !” teriak nya dan refleks aku langsung berhenti
“aku juga tidak
akan memanggil mu Oppa lagi ! hweeek” balas ku sambil menjulurkan lidah ku ke
arah nya lalu berlalu dari nya dan menyusul So Jie ke depan gerbang sekolah
***
“annyeong eomma
appa” salam seseorang dari luar pintu
So Jie yang
mendengar itu langsung berlari kecil ke arah pintu lalu membukakan pintu dan
disitulah muncul seorang namja tampan tapi tidak terlalu tinggi kira kira 175
cm. Apakah itu Oppa nya So Jie? Jika benar aku sangat bersyukur sekali karna
aku tadi ikut ke sini. Namja itu tersenyum lalu memeluk So Jie dengan erat. Dia
juga memeluk eomma dan appa nya So Jie, setelah itu dia menatap ku heran. Aku yang
diperhatikan sangat canggung dan menundukkan kepala ku
“nuga?” tanya namja
itu menunjukku
“oh iya aku lupa,
dia teman ku Han Mi yang sering aku ceritakan itu loh!” jawab So Jie
Apa? Sering
diceritakan oleh So Jie? Aduh apa apaan sih So Jie harus menceritakan tentang
ku ke Oppa nya. Pasti muka ku sudah seperti kepiting rebus saat ini. Ya aku
malu.
“ah arraseo, um
annyeong joneun KyungSoo imnida” ucap nya lalu menjulurkan tangan nya. Dengan
malu aku membalas jabatan tangan nya sambil tersenyum
“ne annyeong
joneun...”
“Han Mi” potong
namja itu dengan tersenyum
Aku pun membalas senyuman nya yang
berbentuk hati itu. Senyuman nya saat ini sangat berhasil membuat ku tidak bisa
bernafas dengan benar. Senyuman yang sangat tulus dan manis. Jujur saja belum
pernah aku melihat senyum yang semanis ini. aku benar benar terpesona oleh
nya.
“yasudah kajja kita
makan dulu, kau pasti lapar kan kyungsoo?” ajak eomma
“ah ne eomma”
Setelah acara makan itu selesai,
So Jie mengajakku ke kamarnya sedangkan Eomma, Appa dan kyungsoo itu masih
berbicara di ruang tamu. Aku pun mengikuti So Jie kearah kamar nya yang berada
di lantai dua
“gimana?” tanya nya
tiba tiba
“m..mwo?” tanya ku
balik yang bingung
“oppa ku? Gimana?”
“gimana apa nya?”
ujar ku yang semakin bingung oleh pertanyaan nya
“uh kau ini ! dia
tampan atau bagaimana gitu?”
“yah bisa dibilang
seperti itu.. hhe” ucap ku malu malu
“kau menyukai nya?”
Pertanyaan aneh yang di lontarkan So Jie
membuat ku semakin bingung. Entah apa yang ada di pikiran nya hingga ia bertanya
seperti itu
“uh aku pengen
banget lolypop nih, kau ada lolypop gak?” ucap ku mengalihkan pertanyaan nya
tadi
“jangan mengalihkan
pembicaraan! Jawablah” sahut nya
“entah lah” jawabku
seadanya
“oh ne arrayo”
“wae?” tanya ku
“ya oppa ku meminta
ku mencari kan yeojachingu untuk nya, dan kurasa yang cocok itu adalah kau”
jelas nya kepadaku yang membuat ku terkejut
“MWO?” tanya ku terkejut
“kalau kau tidak
mau,gwenchana” ujar nya
“bukan begitu!
Kenapa kau tidak bilang dulu kepada ku?” sahut ku yang makin gugup
“mian Han Mi-ah,
lagi pula tiap ku ingin bicara padamu kau selalu bersama joonmyeon sunbae, aku
jadi tak enak hati”
Aku hanya mengangguk mengerti dan
Penjelasan nya sangat masuk akal. Benar seperti yang ia ucapkan. Aku selalu
bersama sama dengan joonmyeon. Dia sudah seperti kakak ku sendiri.
“oh ya So Jie-ah
ini sudah larut aku pulang dulu ya?” ujar ku memecah keheningan
“oh kau benar! mian
kalau terlalu larut,”
“ah gwenchana”
So Jie pun mengantar ku sampai gerbang
yang sebelum nya aku sudah pamit kepada eomma dan appa nya So Jie sebenar nya
aku ingin pamit ke kyungsoo tapi tidak ada. Mungkin tertidur. Baru ingin keluar
dari gerbang tiba tiba eomma nya So Jie memanggil ku. Refleks aku dan So Jie
membalikkan arah menghadap eomma nya
“ada apa ahjumma?”
tanya ku
“tidak baik malam
malam yeoja pulang sendiri, lebih baik di antar kyungsoo ya? So Jie panggil
Oppa mu ! palli !” perintah eomma nya ke So Jie
“oh gerohji!
Jamkaman ne” sahut nya lalu berlari masuk ke dalam rumah nya lagi
“aniy ahjumma, aku
bisa pulang sendiri, kasihan kan kyungsoo baru pulang” tolak ku kepada eomma
nya
“gwenchana Han
Mi-ah” ujar nya seraya tersenyum
Ku lihat So Jie sudah keluar
bersama Oppa nya yang memakai baju merah di lapisi oleh jaket hitam dan celana
panjang warna putih lalu menuju ke arah garasi nya dan mengeluarkan mobil hitam
yang masih mulus itu
“nah kajja masuk!”
ucap Kyungsoo dari balik jendela nya dengan senyum manis nya. Lagi.
Aku yang gugup itu
segera melangkah kan kaki ku untuk masuk ke dalam mobil nya. Kyungsoo mulai
menstarter mobil nya dan berjalan ke arah jalan raya. Sudah 5 menit berlalu
kyungsoo dan aku tak berbicara sedikit pun. Aku juga tak berani menyapa nya
karna takut mengganggu kosentrasi menyetir nya
“kau cantik Han Mi”
Ujar nya tiba tiba
“ah..mwo?”
Tiba tiba saja kyungsoo menepikan
mobil nya di pinggir jalan yang cukup sepi. Lalu dia tersenyum dan menoleh kan
pandangan nya ke arah ku. Dia memajukan wajah nya sangat dekat hingga aku terhimpit ke belakang.
Terputar sebuah kata kata di otakku untuk mendorongnya supaya menjauh tapi
syaraf di tangan ku tak mengizinkan nya. Dia tersenyum lagi dan memandang ku
lembut. Uh aku sangat lemah di buat nya.
“aku bilang..kau
cantik Han Mi.. kau sangat manis” ucap nya lagi dengan nada lembut yang membuat
hembusan nya terasa di pipi ku
Tangan nya kini
mulai menyusuri wajah ku dari atas hingga akhirnya ia menyentuh bibir ku
lembut. Aku yang masih belum bisa merespon apa-apa hanya bisa menatap nya lemah.
Kurasakan juga dada yang bergemuruh saat Kyungsoo mulai memiringkan wajah nya
dan mendekati wajah ku lagi. karna terhipnotis oleh nya, aku mulai menutup
kelopak mata ku dan....
‘neol na
bakke molla seot deon igi jogin naega .. ne mamdo molla jeotdeon mushiman
naegaa’ (Miracles in december-EXO K)
Suara ringtone hp
ku berbunyi keras yang mengembalikan kejernihan ku yang langsung membuka mata saat
itu juga kyungsoo memundurkan wajah nya dari wajah ku. ku lihat layar hp
tertera nama Joonmyeon. Aku menoleh kan ke arah kyungsoo meminta izin
mengangkat telepon. Kyungsoo yang sedang menatap ku memberi anggukan kecil
“yeobseoyo?”
“...”
“Mau! mianhae aku
lupa” ucap sedikit teriak. Aku lupa bahwa ada kyungsoo disamping ku
“...”
“ne aku akan segera
kesana” jawab ku lalu mematikan telepon
Dengan ragu ragu
aku melirik kyungsoo sedikit
“um oppa bisakah
kau antar aku ke taman saja?” tanya ku
“wae?”
“teman ku menunggu
disana, atau kau turunkan aku disini biar aku naik bis saja”
“aniyo.. biar ku
antar saja ne, oh ya mianhae yang tadi” ujar nya tanpa mengalihkan pandangan
nya dari depan
“ah gwenchana”
Joonmyeon POV
Pukul jam 7 malam ini seperti
biasa, aku dan Han Mi selalu bertemu di taman tepatnya di pinggir danau yang terhias bunga sakura di sisi danau. Di
sinilah aku dan Han Mi bertemu saat pertama kali. Yang saat itu umur ku masih 8
tahun sedangkan dia berumur 6 tahun. Masih ku ingat waktu dia menangis di bawah
pohon ini karna lolypop nya jatuh dan aku mencoba menenangkan nya dengan
berbagai mainan yang saat itu ku bawa ke taman ini tapi ia terus menangis
sampai aku membelikan nya lolypop lagi hingga akhirnya ia berhenti menangis dan
kejadian itu lah yang membuat kami sekarang dekat. Kejadian singkat yang sangat
konyol tapi aku bahagia bisa bertemu dengan nya. Cinta Pertama ku..
Ku lihat arloji sudah menunjukkan
jam 8 malam berarti sudah 1 jam aku menuggu di sini. Ku rasakan hawa dingin
mulai menyerang tubuh atas ku ini yang hanya memakai T-shirt hitam tipis
sedangkan tangan kanan ku masih menggenggam sebatang lolypop mini kesukaan Han
Mi. Tiba Tiba rasa sesak di dada kiri ku kambuh lagi, dengan cepat aku
mengambil obat yang berada di saku celana yang selalu aku bawa kemana pun untuk
berjaga jaga. Ya aku di vonis terkena penyakit jantung setahun yang lalu dan
belum di pastikan akan berumur panjang.
Jujur saja aku takut. Bukan takut karna
kematian tapi takut tak bisa memberi lolypop ke Han Mi lagi dan tak ada orang
yang menggantikan posisi ku ini. Akhirnya sakit nya hilang setelah mengonsumsi
obat itu lalu kumasukan lagi ke tempat asal. Kenapa Han Mi lama sekali? Biasa
nya Ia yang paling semangat dan datang duluan. Karna Han Mi tak kunjung datang
kuputuskan untuk menelepon nya
“...”
“hyak Han Mi-ah
dimana kau? Aku sudah di taman apa kau tak mau lolypop lagi huh?” tanya ku kesal
“...”
“ne! palli ! aku
sudah menggigil kedinginan nih”
“...”
15
menit berlalu, terdengar deru mobil dari belakang ku, dan langsung saja aku
menoleh ke arah suara mobil tersebut. Keluar lah seorang Yeoja yang
kuperhatikan seperti Han Mi. Dan benar saja itu memang Han Mi saat aku ingin
melambai kan tangan, tiba tiba dari pintu kiri keluar sosok namja yang tidak
terlalu tinggi itu dan membatalkan niat ku untuk melambai. Aku juga memasukkan
lolypop kecil itu ke saku.
Han Mi melihat ke arah ku dan melambaikan
tangan nya lalu berjalan dengan seorang namja tadi dan mulai mendekat ke arah
ku. Han Mi tersenyum sangat manis saat berjalan dengan namja yang tidak ku
kenal. Apa dia Namjachingu nya?
“hi joonmyeon op..pa, mianhae aku telat” ujar
nya saat sudah dekat dengan ku
“gwenchana” balas ku datar
“oh ya kenalkan dia Oppa nya teman ku, dan
oppa ini sahabat ku” ucap Han Mi memperkenal kan aku dengan namja tadi
“ah ne.. annyeong.. joonmyeon imnida” salam
ku ramah kepada namja tadi
“ne annyeong.. kyungsoo imnida.. oh ya Han Mi
aku harus pergi..masih ada urusan lain.. mianhae” sahut nya ke Han Mi
“oh ne gwencahana oppa..gamsamhamnida sudah
mengantarkan aku” ujar Han Mi
Namja
yang bernama kyungsoo tadi hanya tersenyum lalu membalikkan badan nya ke arah
mobil nya yang di parkir. Setelah ia pergi Han Mi mengarahkan pandangan nya ke
wajah ku
“mana lolypop ku?” tanya nya
“kan sudah ku bilang aku takkan memberi mu
lolypop lagi!” ujar ku bohong
“uh kalau begitu untuk apa kau menyuruh ku
datang kesini” sahut nya sinis dan berjalan pergi tapi dengan cepat aku menarik
tangan nya. Dia menoleh kepadaku dengan tatapan dingin nya
“aniyo..aku cuma bercanda kok.. ini” ujar ku
lalu mengeluarkan lolypop dan memberikannya. Han Mi langsung merebut lolypop
itu dari tangan ku. Dia membuka bungkus lolypop
“Han Mi-ah” sapa ku
“mm”gumam nya yang sedang menikmati lolypop
itu
“suatu saat aku pasti tak bisa memberi
lolypop lagi pada mu” ujar ku
“wae? Apa kau mempunyai pacar ?” tanya nya
“aniyo” balasku datar
“georeom, wae??” tanya nya lagi dan membalas
tatapan ku
Aku
hanya menggeleng. Tidak tahu harus menjawab apa. Sedih rasanya tak bisa
memberikan nya lolypop kesukaan nya lagi. aku juga takut dia akan marah jika
aku tak bisa memberinya lagi. yang aku
harapkan saat ini hanya 1 yaitu berumur panjang agar bisa melihat kebahagiaan
nya saat ia sedang makan lolypop. Hanya itu, tak lebih dan tidak apa apa jika
aku tak bisa memilikinya. Cukup melihat dia bahagia aku akan senang. Apapun
itu.
“hyak kenapa kau melamun?” tanya Han Mi
menatap ku
“huh? Aniyo..” jawab ku tersenyum
Selalu terbayang bayang di fikiran ku saat
aku pergi dari dunia ini. Hati ku selalu berkata “apa Han Mi akan menangis melihat ku pergi?” , “apa Han Mi akan marah
jika aku tak bisa memberi nya lolypop lagi?”.
Han Mi POV
“Han Mi-ah” sapa nya saat aku sedang makan
lolypop pemberian nya tadi
“mmm” gumam ku
tanpa menoleh
“suatu saat aku
pasti tak bisa memberi lolypop lagi pada mu” ujar nya tiba tiba
Aku yang mendengar
itu terkejut tapi aku mencoba bertanya dengan tenang
“wae? Apa kau mempunyai pacar ?” tanya ku
“aniyo” balas nya datar
“georeom,wae?” tanya ku lagi karna penasaran
Dia tak menjawab nya justru mengalihkan kan
pandangan nya ke arah danau yang sunyi. Ku ikuti arah pandang nya tak ada
apapun. kuperhatikan wajah nya lagi ternyata dia melamun. Akhirnya aku berhenti
memakan lolypop ku dan memandang wajah nya yang merautkan kesedihan. Apa dia
punya masalah?
“hyak
kenapa kau melamun”
“huh? Aniyo..” balasnya dengan senyum yang
dipaksakan
“apa
kau punya masalah?” tanya ku ragu
“aniyo, kenapa kau bilang begitu?” balasnya
datar
“seharus nya aku yang tanya, kenapa kau
bilang begitu?”
“memang nya aku bilang apa?”
“saat kau bilang jika suatu saat kau takkan
memberi ku lolypop lagi”
“Gwenchana aku hanya bercanda haha kau serius
sekali” ledek nya
“ah kau ini !” sahut ku kesal
“oh ya, Han Mi namja tadi apa dia Namjachingu
mu?” tanya nya tiba tiba
Aku yang mendengar itu langsung terbatuk entah
kenapa tiba tiba aku batuk, tapi dengan pelan joonmyeon mengusap punggung ku
“Aniyo! Kenapa kau bertanya seperti itu”
“tapi apa kau menyukainya?”
“hmm ya maybe” ujar ku malu malu
“uh rupanya kau sudah jatuh cinta sekarang”
“kau tahu? Aku tadi hampir...umm...kissing
dengan nya” ungkap ku dengan muka yang memanas ya kurasa muka ku sudah memerah
“hampir? Berarti tidak jadi donk!” sahut nya
“ne itu karna kau!” sahutku kesal bila
mengingat saat itu
“aku?” ulang nya
“ya gara-gara kau menelpon jadi semuanya
batal”
“oh jadi kau tidak mau lolypop lagi? its okey
Han Mi!” ancam nya
“ah andwae! Bukan karna op..pa kok!” elakku
“yasudah ayok kita pulang,,, aku mengantuk”
Author POV
“Han
Mi-ah” tegur seorang namja kepada Han Mi yang sedang menunggu Joonmyeon
“ah kyungsoo oppa, ada apa disini? Mau jemput
So Jie? So Jie nya tadi sudah pulang” ucap Han Mi panjang lebar
“aniyo, aku mau jemput kamu kok” ujar nya
tersenyum
“mwo? Aku?” ulang Han Mi
“ne, kajja!” ajak kyungsoo
“tapi aku sedang....”
Joonmyeon yang baru saja pulang dari kegiatan
osis nya, melihat itu dari kejauhan dengan segera ia menyusul Han Mi
“Han Mi-ah kau pulang dulan saja! Aku masih
lama disini, masih sekitar 2 jam lagi!” potong Joonmyeon yang berbohong
“annyeong joonmyeon-sshi” sapa kyungsoo ramah
“ne annyeong” balas Joonmyeon lalu menatap
Han Mi mengisyaratkan untuk pulang duluan
“gwencahana?” tanya Han Mi
“ne gwenchana” jawab joonmyeon
Akhirnya
Han Mi mengalah dan mengikuti kyungsoo menuju mobil hitam nya. Sebenar nya ia
merasa tidak enak hati meninggalkan Joonmyeon tapi ia juga tidak mau melewatkan
kesempatan emas ini. Apalagi yeoja sunbae yang melihat kami seperti cemburu
atau iri. Ya wajar kalau mereka cemburu karna Kyungsoo namja yang sangat tampan
dan Han Mi yeoja yang manis. Pasangan yang sangat serasi
“Joonmyeon dikemanain?” celetuk seorang yeoja
sunbae saat Han Mi melintas di depan nya
Han Mi yang mendengar itu berhenti berjalan
lalu menatap bingung Yeoja yang bernama Minyoung
“kasihan Joonmyeon, Habis manis sepah di
buang haha” kali ini teman yeoja yang menyindir. Han Mi yang mendengar itu
terasa panas di dalam mata nya. Ingin rasanya ia menangis sekarang juga. Tapi
ia tak mau di bilang lemah di depan kyungsoo
“cukup! Bisakah kalian berhenti!” sahut
Kyungsoo dingin
“hei kau namja tampan! Kau tidak tahu ya? Dia
ini sudah memiliki ayah dari anak nya itu!” ujar shinyoungitu memfitnah Han Mi
“MWO!! AKU TIDAK PERNAH MEMPUNYAI ANAK DARI
SIAPAPUN!! JAGA UCAPAN MU SUNBAE !!” teriak Han Mi keras dengan air mata yang
mengalir deras
“HYAK KAU SANGAT TIDAK SOPAN BERTERIAK DENGAN
SUNBAE MU HUH!” Teriak Minyoung tak kalah keras
Kyungsoo tak tinggal diam, ia langsung
menarik pergelangan tangan Minyoung dengan keras hingga merah
“tarik ucapan mu atau darah di tangan mu akan
berhenti” ujar kyungsoo dan menatap nya tajam
“aw aphayo, lepaskan aku! Aku janji takkan
bilang seperti itu lagi! mianhae!” ujar Minyoung kesakitan
Kyungsoo langsung menghempaskan tangan
minyoung dengan kasar dan menarik Han Mi menjauh dari Minyoung sedangkan
Minyoung mengelus elus tangan nya yang merah karna di genggam kuat oleh
kyungsoo. Saat sampai mobil, Han Mi di tuntun oleh Kyungsoo untuk masuk ke
dalam mobil. Han Mi yang masih syok dengan perkataan Minyoung belum juga
berhenti menangis. Kyungsoo yang melihat itu membelai pucuk rambut Han Mi dan
mengusap lembut pipi yang di banjiri air mata.
“ssst,, jangan menangis Han Mi, lupakan saja
masalah itu ne..lihat aku” ucap kyungsoo
Dengan mata memerah Han Mi menatap Kyungsoo
yang memandang nya dengan lembut
“aku tidak suka melihat wanita cantik
menangis, jadi hapus lah air mata mu ne”
lanjut nya lagi dengan sangat halus
Han Mi hanya mengangguk pelan seraya menghapus
airmata nya yang masih saja turun itu. Kyungsoo menstarter mobil nya. Han Mi
teringat pada Joonmyeon yang selalu memberikan lolypop ketika ia menangis. Ia
ingin itu sekarang. Tidak. Bukan lolypop yang diinginkan nya tapi Joonmyeon. Ya
hanya Joonmyeon.
***
“oppa obat apa ini?" tanya Han Mi yang melihat obat Joonmyeon terjatuh dari saku nya
"bukan obat apa-apa kok" ujar nya lalu mengambil obat itu dari tangan Han Mi
"bohong! ini seperti..."
"seperti apa?" lanjut joonmyeon
"obat....."
"bukan obat apa-apa kok" ujar nya lalu mengambil obat itu dari tangan Han Mi
"bohong! ini seperti..."
"seperti apa?" lanjut joonmyeon
"obat....."
~TO
BE CONTINUE~
Yeeey akhirnya chapter one selesai *prok prok*
Chukkae! Oya aku ingetin lagi nanti akan bertambah OC nya, so jangan berfikir yang gantiin posisi
joonmyeon itu kyungsoo ya J thanks banget udah mau baca Ff yang kurang
bermutu ini... tolong komentar nya ya, biar chapter two nya lebih bagus !
mungkin chapter two nya akan lama
ngepost nya soal nya lagi persiapan masuk SMA nih hehe tunggu ya kira kira
sampe 1 bulan dan itu akan ku usahain secepat mungkin!
Follow : @nifah35
Follback ? Just
mention it ! annyeooong!! :*

Hay!
ReplyDelete