Curahan Hati
Author : @nifah35
Cast : Hyunna (OC)
: Xiumin (EXO M)
SC : Sohee (Wonder Girls)
: Shindong (Suju)
Genre : Sad
Length : Drabble
Rate : Teen
Don’t Be SILENT readers
!
Don’t COPAS !
Happy READING~
‘Sebuah ungkapan besar
yang ingin keluar dari tempat terpendam di dalam lubuk hati kecil. Yaitu
ungkapan Cerita cinta yang membuat hati ini tak kuat lagi menampung
ungkapan-ungkapan konyol tersebut. Dan ungkapan ini tidak sengaja tertumpah
pada kertas putih suci yang belum ternoda dan di tata rapi oleh PERI PENA MENARI’
#Hyunna POV
Kisah ini dimulai saat aku datang ke kelas baru. Kelas baru
yang berisi orang-orang asing yang belum aku kenal seorang pun. Rasa canggung
dan sedih kini menyelimuti diri kecil ku. Kenapa? Karna tak ada teman yang mau
duduk di sebelah bangku ku juga tak ada sahabat yang biasa menemani ku
bercanda. Setelah 3 hari duduk tanpa seorang teman, datang seorang perempuan
cantik putih dan berambut lebat. ia bernama Sohee. Ia menawarkan diri untuk
duduk di sebelah ku yang kosong itu dengan senang hati aku menjawab
“Iya boleh...”
Perubahan kini muncul. Ketika seorang pria yang menurut ku biasa
saja mulai mendekati kami. Ya aku dan Sohee. Kerap kali kita bercanda dengan saling
melempar alat-alat tulis yang tak
terpakai. Aku tersadar bahwa pria itu mempunyai wajah yang bisa di katakan
sempurna. Tiap kali bertemu dengan nya, ia selalu mengejekku walaupun kesal
tapi aku senang dengan kehadiran nya yang
membuat hari-hari ku agak sedikit bersinar.
Hampir di kata ‘senang’. tersebar sebuah gosip yang
mengatakan kalau pria itu menyukai Sohee. Ya Sohee yang duduk di sebelah ku
itu. Sangat miris bukan? Selama ini pria itu lebih banyak bercanda dengan ku
tapi kenyataan nya?. Tunggu, bukankah itu hanya gosip? Ku siapkan mental yang
kuat untuk bertanya kebenaran nya pada pria itu lewat SMS. Ya untuk jaga jaga
kalau gosip itu benar. Mungkin hati ku akan rusak.
“kau menyukai sohee?”
tanya ku pelan
“Ya mungkin”
Jawaban yang memilukan.
Aku Ingin menangis, tapi ku tahan sampai rasa sesak di dada ku muncul.
“kenapa?”
Tak ada balasan dari pria itu. Baiklah aku
putuskan untuk tidak mendekati nya dan itu berhasil. Aku sudah tidak menyapa
atau mengejek nya lagi begitu pun dengan dia yang membuang muka nya ke arah
lain jika aku sedang berpas-pasan dengan nya. Sakit.
Kenaikan
kelas tiba. Aku berharap agar tidak sekelas dengan nya walaupun perasaan ini
masih ada tetap saja aku tak mau sakit hati. Pengumuman pembagian kelas telah
terpajang rapi di mading sekolah. Aku melihat nama ku terpampang jelas dikelas
A. Aku senang sekaligus sedih. Senang karna sekelas dengan pria itu lagi tapi
aku sedih jika nanti hanya bungkam seperti yang sekarang ini. Sedangkan sohee
di kelas D
Seperti
perkiraan ku sebelum nya. Aku tak bertegur sapa dengan nya. Sekali pun tak
pernah. Sampai semester 2 datang, aku masih bertahan menyukai nya. Rasa di hati
ku makin bergejolak untuk terus menyukai nya. Dengan doa dan air mata yang tak
pernah absen dari malam menjelang tidur ku, aku berharap bisa menghilangkan
rasa ini dari nya.
Harapan
ku terkabul. Aku sempat mengalihkan perasaan ku ke orang lain anggap saja nama
nya Shindong. Shindong tidak tampan tapi cukup membuatku bahagia dengan sifat
humoris nya. Apa aku sudah pindah hati? Kalimat itu selalu datang memutari otak
ku ini. semoga iya. Ternyata aku salah, aku mengalihkan perasaan ku saat ia
(pria itu) sedang tak ada tapi jika ia hadir aku kembali menyukai nya. Kejam
kah aku memainkan perasaan Shindong?? Mungkin.
Seperti
malam-malam sebelum nya. Aku berdoa dengan bercampur airmata yang tak pernh
lelah membuat bantal ku basah. Tapi harapan malam ini berbeda. Aku berharap
agar aku selalu bertemu dengan pria yang kini aku sayangi saat nanti melangkah
ke jenjang pendidikan berikut nya, tak menjadi milik nya pun tak apa asal aku
masih bisa melihat nya.
“LULUS”
gumamku senang
Sebelum memilih fakultas, aku mencoba mencari tahu tentang
pilihan Fakultas pria itu. Ya kalian pasti tahu kalau aku akan mengikuti
jenjang nya. Ask.Fm adalah tempat situs tanya dan jawab yang bisa dilakukan
anonim (tidak ada nama akun nya) ketika kita bertanya jadi tak perlu
sungkan-sungkan, aku menanyakan pilihan fakultas nya lewat aplikasi ini tapi
hasil nya nihil. Ia tak menjawab pertanyaan ku.
Tak sengaja aku mendengar ucapan nya dengan teman nya. Ia
mengatakan ia akan masuk ke salah satu fakultas teknologi. Yesss. I’am Coming!
Seperti nya Tuhan tidak menyetujui ku satu fakultas dengan
nya karna orang tua ku menginginkan aku masuk ke fakultas sejarah yang cukup
jauh dari fakultas tempat ia berada. Bukan kah menentang orang tua itu dosa dan
akan menjadi anak durhaka? Aku tidak mau
jadi durhaka tapi untuk berpisah dengan nya sangat sulit.
Demi kebahagiaan Orang tua, aku mengangguk pasrah.
Menyetujui untuk masuk ke fakultas sejarah itu. Kamar tidur, tujuan tempat aku
ingin menangis. tepatnya di balik selimut tebal bergambar Hello kitty. Menangis
keras-keras dan meluapkan kesedihan ku itu yang aku inginkan tapi aku tak mau
keluarga ku mendengar nya. Apalagi adik ku yang sedang tertidur pulas di
sampingku.
Sekali lagi aku berdoa dengan airmata yang masih setia
menemani ungkaian harapan yang kini aku ucapkan. Mungkin ini akan menjadi
Harapan terakhir..
“Tuhan, demi kedua orang tua yang aku cintai, aku
rela berjauhan dengan nya. Aku akan coba melupakan nya. Terima kasih telah
menghadirkan ia saat hidupku yang sedang hening walau hanya sementara tapi aku
bahagia. Dan ... aku mohon jaga ia baik-baik. Aku menyanyangi nya ah salah tapi
aku sangat mencintai nya...My Love XIUMIN”
#hyunna POV end
‘lega rasanya telah mengeluarkan ungkapan ungkapan itu
yang sekarang menjadi rangkaian kata-kata.Tapi apakah akan ada lagi ungkapan
yang terlahir dan membuat hati kecil ini lebih sesak?’
THE END~

No comments:
Post a Comment
Komentar Nya yak!